Senin, November 19, 2018

Cerpen Horor Bunga Kenanga Oleh Azizah Samha

Cerpen Horor Bunga Kenanga Oleh Azizah Samha
Cerpen Horor Bunga Kenanga Oleh Azizah Samha

Bunga Kenanga
Oleh : Azizah Samha

Malam pun larut saat menyusuri jalan bersama temanku. Lampu-lampu terang di pinggir jalan mempercantik suasana malam di Bumi Tegal Boto. Udara segar sehabis hujan membuat badan sedikit kedinginan.

Aku menaiki sepeda motor berdua untuk pergi ke masjid. Sekitar 10 menit memasuki jalan dua arah atau biasa disebut double way, aku hampir sampai ke arah masjid. Namun, saat berbelok ke arah kiri dan melewati jalan dekat masjid, indra penciumanku menghirup harum bunga kenanga yang menyengat hidung.

Aku terdiam sejenak memikirkan harum bunga kenanga. Lalu, bertanya kepada Ismi, "Kamu mencium harum bunga kenanga, nggak?"

"Iya, menyengat banget," jawabnya.

"Kok horor, ya? Biasanya nggak begini." Batinku penuh keheranan.

Aku dan Ismi larut dalam pemikiran dan penciuman masing-masing. "Ya, sudah. Jangan dibahas lagi, kita sudah sampai," ucapku mengubah pembahasan. "Iya, baiklah."

Ciiit! Ban motorku berdecit di parkiran khusus motor. Setelah itu menuju ke arah tempat wudhu dan segala hal yang ada di diri, ku pasrahkan kepada-Nya. Untuk meminta pengampunan dan hajat agar dapat dikabulkan.

Kemudian urusan di masjid selesai. Aku dan Ismi bergegas pulang sambil mengendarai motor. Di jalan yang sama dilewati tadi. Aku masih penasaran untuk mengendus harum bunga kenanga lagi. Tapi, ternyata harum bunga kenanga itu hilang.

"Ismi, nggak ada harum bunga kenanga lagi, ya?" tanyaku sempat heran.

"Iya, nggak ada," jawabnya.

"Coba kamu liat, ada bunga kenanga di area masjid apa nggak?" Aku masih berpikir positif sama hal aneh ini. Siapa tau ada tanaman bunga kenanga. Tapi, pertanyaan ini sungguh tidak mungkin bunga kenanga ada di area masjid kampus.

"Kalau ada bunganya pasti masih bisa tercium, karena ada angin," kata Ismi meyakinkanku.

"Iya, sih. Kok serem!"

"Sepertinya bener ada itu, deh," pekiknya kepadaku. Hingga membuat badan merinding.

"Sudah, nggak usah dibahas lagi!" pintaku tak ingin memikirkan hal aneh.

"Haha, iya nggak usah di bahas."

Motorku melaju menuju arah pulang. Dan kisah ini masih misteri. Apakah ada tanaman bunga kenanga di area masjid kampus?

-Tamat-

Pur

Pur

Terima kasih sudah membaca disini


EmoticonEmoticon