Minggu, September 30, 2018

Cerpen Kita Berbeda oleh Yan

Cerpen Kita Berbeda

Kita Berbeda
Oleh: Yan

Apa yang bisa dilakukan di pojok ruang ketika kita reuni untuk kesekian kali. Kau sunyi, aku sepi. Kita buat orkestra dengan irama satu per satu. Ada gitar tanpa senar, drum tanpa tabuh, dengan biola tanpa bow. Cukupkah?

Sebenarnya aku ingin pergi. Tanpamu, juga mereka. Tempat di mana kaki enggan lagi melangkah. Duduk berpayung angin di bawah rindang langit lalu mendengar musik tanpa suara.

Ya hanya aku yang mendengar. Mereka biasa menyebutnya egois. Kau mengerti bila aku tertawa. Sebutan itu aneh. Seperti ludah yang dicipratkan ke atas. Jadi sebaiknya kita bernyanyi apa?

Aku hanya ingin membisu dalam diam. Suara tak lagi berguna ketika telah terjual. Meski kau ganti dengan rekaman, itu basa-basi. Kau mengulang apa yang telah dikatakan. Oleh karena itu aku tak menjawabmu. Jadi duduklah yang manis saat aku memandang ke kanan, maka hadapkan wajahmu ke kiri. Karena begitulah adanya. Kita berbeda.

Pur

Pur

Terima kasih sudah membaca disini


EmoticonEmoticon