Sabtu, September 29, 2018

Cerpen Emas Kerajaan Oleh Erza El Ghabiy

Cerpen Emas Kerajaan

Emas Kerajaan
Oleh: Erza El Ghabiy

Seorang Raja sedang gundah gulana terhadap perdagangan emas di kerajaannya. Banyak laporan masuk bila emas di kerajaannya sudah tidak murni lagi. Sang Raja kemudian berinisiatif untuk mengungkap masalah tersebut dengan tangannya sendiri. 

Dalam penyelidikan, Raja harus menyamar menjadi rakyat biasa dan mulai berkeliling ke sekitar toko-toko emas. Didapatilah tiga penjual emas sedang berbincang-bincang.

Ujang : "Aku sudah mencampur emas jualanku dengan 1/4 tembaga kedalamnya."
Anang : "Sedang aku mencampur 1/2 tembaga pada perhiasan yang kubuat."
Kasep : "Aku berbeda dengan kalian. Aku hanya memberi tembaga dengan harga emas."

Raja agak kesulitan untuk memahami maksud perkataan pedagang ke tiga. Setelah sedikit menggali informasi tentang pedagang ketiga alias kasep, raja kembali ke kerajaan. Titah perintah penangkapan pada kasep dikeluarkan.

Setelah Kasep dihadap Raja, Raja bertanya, "Bagaimana kamu bisa memberi pelanggan perhiasan tembaga, sedang mereka kasih kamu emas untuk dibuat?"

"Wahai Raja, tidak hanya pada rakyatmu, tetapi aku juga bisa perlihatkan padamu bagaimana aku melakukannya," jawab Kasep.

Pikir raja tambah heran, maka ia putus untuk mengujinya. Kasep lalu diberikan emas oleh raja untuk membuat kalung emas yang cocok dengan putri raja. Pembuatan perhiasan hanya boleh dilakukan di ruang khusus di istana. Kasep dikawal oleh beberapa prajurit penjaga.

Setelah sore Kasep akan pulang ke rumah, tentu saja emas raja itu tidak boleh di bawa pulang. Sampai di rumah ternyata Kasep kembali bekerja, ia membuat perhiasan yang sama dengan yang ia buat di kerajaan, tetapi menggunakan 99% tembaga. 

Ketika kedua perhiasan tersebut selesai dan besok akan diserahkan pada sang putri. Seperti biasa Kasep katakan pada istrinya, "Persiapkan yogurt dalam ember, sebelumnya kautaruh perhiasan tembaga ini di dalamnya. Besok kaubawa itu yogurt berkeliling istana sambil berteriak menawarkan."

Tiba hari ditunggu, Raja sedikit senang karena ia merasa menang. Si Pengrajin emas itu selalu di jaga ketat dalam pengawasannya, dan emas itu tidak pernah keluar dari ruangannya.

"Wahai Raja, untuk tahap terakhir perhiasan ini harus dicelupkan ke yogurt agar lebih berkilau," tawar Kasep.

Raja menyetujuinya. Di saat yang bersamaan terdengar suara samar dari luar istana yang hendak menjual yogurt. Dipanggillah penjual Yogurt–istri Kasep–itu.

Tak menunggu lama Kasep langsung menyelupkan perhiasan emas ke dalam ember yogurt, sementara dari dalam ember tangan Kasep sedang bergerak menukar perhiasan emas dengan perhiasan tembaga yang sudah dipersiapkan istrinya. Usai dibersihkan dari sisa yogurt, perhiasan itu dipakaikan pada sang putri.

Tertawalah Kasep bersama istrinya saat kembali pulang ke rumah. 

Pur

Pur

Terima kasih sudah membaca disini


EmoticonEmoticon