Senin, Mei 14, 2018

Cerpen Perpisahan Kedua Karya Munawaroh



Perpisahan Kedua
Karya : Munawaroh

Nama ku tiara sartika barawidya, aku biasa dipanggil ara, aku gadis yang periang dan sangat manja dan aku beruntung mempunyai seorang kekasih yang sangat memanjakanku dia adalah raka syaputra tpi sudah genap 3 tahun aku menjalin hubungan LDR dgn dia tapi meski bgtu kita sling percaya.
Raka pergi meninggalkanku karena kerjaan nya di jakarta sedangkan aku sndri ada di purwakarta, sangat berat utk melepas dia wktu itu nmun bgaimana lagi demi karir dia akhirnya aku bisa hingga 3 tahun kita LDR
Esok adalah hari ultah ku, aku tak tau apa ada kado spesial atau tidak.
Aku merebahkan tubuhku di atas kasur ku pejamkan mata sekejap nmun telingaku mndengar dering ponselku, ku cari ponselku ternyata ada di bawah bantal, benar saja raka yg menelpon ku
"Hallo"kataku
"Hallo sayang, besok aku pulang ke purwakarta, aku bawa kado spesial utkmu" jelas raka
"Raka kmu serius plang kesini" tanyaku
"Iya donk, demi ngrayain ultah kmu donk"
Aku bener" speachlees mndengarnya, dia tdak lupa, ahh rasanya aku ingin menjerit. 45mnit kta tlponan karena raka mau istrahat.
Esok paginya aku uda bersihin sluruh ruangan dan berdandan secantik mungkin agar raka terpesona.
Detik menit dan jam pun berlalu raka tak kunjung datang, aku mulai panik dan khawatir.
Akhirnya sang pujaan hati pun datang.
"Assalamualaikum, kmu sdah mnunggu lama sayang?" Tanya raka
"Raka kmu lama skali aku khawatir tp km baik" aja kan" jwb ku dgn nada cemas
"Hey aku tak apa, tp maaf syang aku gajadi bawa kado karena td aku smpet di srempet motor dan kadonya jatuh ke got, maaf ya" jelasnya
"Km tba dgn slamat dsini itu uda jadi kado trindah sayang"
Akhirnya aku suruh raka duduk diruang tamu smbil aku sodorkan minuman jus jambu yg ia sukai dri dulu
"Ga nyangka ya kita uda LDR slama 3 tahun"
Aku hanya melihat matanya smbil trsenyum tanpa kujawab
"Dan aku bosan ra" kata raka smbil menatapku
"Bosan?!"aku mntapnya serius
"Ya, emang km ga bosan apa?"
Aku ga sadar aku menitikan air mata tanpa berkata apa" lagi
"Aku mau kita nikah, dan aku akan menetap disini" sambung raka dan menebar senyum tipisnya
"Raka,,,, aku kira kmu mau mutusin aku" smbil menyeka air mataku
"Iya kan kita putus, gapacaran lg, tp kita menikah. Kmu mau jadi istriku sayang?" Jelas raka
Aku hanya mngangguk bhagia
"Oke, bsok aku bawa keluargaku buat nglamar kamu"
Esok paginya raka berdebat dgn mamanya karena mamanya tak merestui hubungannya dgn ara meski mamanya tau mreka sdah pacaran lama.
"Aku mau melamar ara ma"
"Tidak raka, mamah sudah menjodohkan mu dgn clara"
"Tp raka ga mencintai clara ma"
"Nanti jg km bkalan cinta"
Sengotot apapun raka terhadap ibunya ttp saja tak mendapatkan restu.
Raka mngirim psan singkat pada ara
"Ara, maap aku blm bisa melamarmu" pesan singkatnya
"Kenapa" balasku
"Jam4 sore temui aku di taman"jelasnya
"Knp km pagi ini gabisa datang"
Nmun dia tak membalasnya lagi.
7x aku menelponya nmun tak ada jawaban.
Aku ketiduran dan pada saat liat jam sudah pukul stengah 5 aku bergegas berlari menemuinya namun dia dmna mataku memandang seluruh taman dan dia ttap tdak ada.
"Hey" seseorang menepuk pundak ku, aku membalikan tubuh dan disanalah tubuh raka berdiri
"Aku pikir kmu sudah plang raka"
"Aku menunggumu cukup lama dan aku haus makanya aku pergi tuk bli minuman" jelasnya
"Aku ktiduran maap" jawabku singkat.
Kita cukup lama hening akhirnya raka angkat bicara
"Aku dijodohin oleh mama, mama ga restuin hbungan kita" dgn muka menundukan
"Trus kamu??" Jwb ku, rasanya dada ku sakit sekali
"Aku tak tau. Bsok aku balik kejakarta"
"Raka aku baru saja senang mndengar kau sgera melamarku tp skrang rsanya dadaku sesak sekali
"Maafin aku ra, klo jodoh gabakal kmna kok, km prcaya kan ra"
Aku mnangis dan berlari kerumahku.
Tiba esok paginya raka menelponku namun ku biarkan ponselku berdering tak kusentuh sdikitpun.
Berkali" trs berdering ingin rasanya aku melihat ponselku nmun aku enggan mlakukannya. Aku lbh memilih tdr menutup kpalaku.
Aku terbangun kulihat jam dinding mnunjukan pukul 10.00 aku melihat ponselku benar saja 12 panggilan tak terjwab dan 6sms dri raka yg isinya sama. Dia ingin mnemuiku sbelum ke jakarta.
Aku sudah mnebaknya makanya aku enggan mengangkat tlpon dri dia.
Melihat dia pergi akan mmbuat hti ku smakin sakit maka ku urungkan niatku utk bertemu dgn dia.
3bulan tlah berlalu smnjak raka kmbali kejakarta aku bner" lost conteck dgn nya hingga pda suatu pagi aku sedang duduk diteras rumah dan datang seorang pria paruh baya yang mndekat kearahku.
"Benarkah ini rumah mba tiara sartika barawidya" tanya laki" itu
"Iya dgn sya sndri" jwb ku
"Ini ada titipan mba, mohon ditandan tangani dulu"
Aku mngambil bungkusan itu lalu kutanda tangani setelah kurir itu pergi aku masuk kekamarku dan mlai mmbuka bingkisan itu dan isinya foto berdua aku dan raka dulu tp uda sobek jadi 2 dan semua barang pemberian dari ku aku mnangis melihat smua ini. Terlebih lagi ada surat undangan dibawahnya dan bertuliskan raka syaputra dengan clara anindia
Aku mneteskan airmata di sepucuk undangan itu.
Kulihat lagi kotak bingkisan itu dan ada secarik kertas kecil kubuka pelan dan ku baca dalam hati.
"Teruntuk tiara sartika barawidya yang aku sayangi, aku tahu jodoh sudah ada yang mengaturnya, meski kita saling memiliki pada saat itu, bercanda tawa ria bersamamu dan niat ku untuk mempersuntingmu mungkin bener" gagal, aku memilih dia wanita yang akan mnjadi pendampingku nanti bukan berarti aku tak lagi mencintaimu nmun aku tak memiliki pilihan lain selain harus melakukan keinginan mamah krena mamah sekarang punya pnyakit jantung..
Melalui sepucuk surat ini aku harap kau mengerti, aku tetap mencintaimu apapun yg terjadi, kau peri kecil yg ada dihatiku. Jika aku terlahir kmbali rasanya aku ingin menepati janjiku utk mempersuntingmu bidadariku.
Maafkan aku sudah meninggalkanmu utk kedua kalinya
From : raka

Dan cerita hidupku berakhir dsini tak ada lg namanya tiara yg periang.
Aku si gadis yg pemurung

-THE END-

WebBlogPur

WebBlogPur

Terima kasih sudah membaca disini


EmoticonEmoticon